Cobalah Melancong ke 3 Destinasi Wisata Ini, Pahami Keberagaman Agama di Indonesia

Lagi bingung mau traveling ke mana? Sesekali cobalah berwisata dengan tema berbeda misalnya untuk memahami keberagaman agama. Indonesia memang salah satu negara yang menawarkan destinasi wisata yang beragam. Berwisata ke pantai, gunung, air terjun, taman safari, dan sebagainya, mungkin sudah menjadi preferensi yang lazim bagi beberapa orang yang gemar travelling. Jika ingin memanjakan mata dengan berjalan-jalan dan mendapat bonus pengetahuan agama, 3 destinasi wisata berikut ini bisa jadi pertimbangan buat kamu, lho! Hal menariknya bahwa wisata religi tak harus selalu ke objek wisata yang sesuai dengan keyakinan kita. Selain sisi spiritualnya, kita juga bisa menyelami sisi historisnya. Apa saja sih 3 destinasi wisata ini? Langsung saja yuk simak!

Velangkanni di Medan

Sudah pernah berkunjung ke tempat wisata yang satu ini? Graha Maria Annai Velangkanni, atau sering disebut Velangkanni saja, merupakan sebuah bangunan gereja untuk umat Katolik yang berlokasi di Perumahan Taman Sakura Indah, Medan Tuntungan. Bangunan ini menjadi salah satu destinasi wisata religi populer bagi masyarakat Medan. Salah satu keunikan yang ditawarkan adalah bentuk bangunannya yang mirip seperti kuil Hindu. Banyak wisatawan yang berpikir bahwa bangunan ini mungkin didirikan oleh seorang yang menganut agama Hindu, lalu berpindah kepercayaan menjadi Katolik. Anggapan itu ternyata salah, karena pendiri Velangkanni adalah seorang pastor dari India, Pastor James Baratapura. Ia terinspirasi dari sebuah keajaiban di mana orang-orang di Desa Velangkanni, India, percaya bahwa Bunda Maria telah datang ke desa mereka.

Velangkanni dibangun pada tahun 2001 dan baru selesai pada tahun 2005. Durasi yang memakan waktu lama ini disebabkan karena bangunan yang dibuat memiliki arsitektur yang sangat detail dan bangunannya tidak hanya terdiri dari ruangan gereja, tetapi juga terdapat beberapa bangunan untuk pengunjung dapat bermeditasi dan berdoa, lalu menuangkan doanya ke sebuah kertas kecil yang dimasukkan ke dalam sebuah kotak.

Masjid Muhammad Cheng Ho di Surabaya

Dari namanya, kita dapat menduga bahwa arsitektur bangunan ini mungkin mirip seperti arsitektur bangunan-bangunan Cina pada umumnya. Dugaan itu memang benar. Bangunan masjid besar yang terletak di Kota Surabaya ini memang memiliki arsitektur yang mirip seperti klenteng, rumah ibadah umat Konghucu. Meskipun mirip seperti bangunan gaya Tiongkok, masjid ini tetap tidak mengabaikan arsitektur gaya Timur Tengah sebagai arsitektur dasar sebuah masjid, dan arsitektur Jawa sebagai daerah di mana masjid ini berdiri.

Tanpa mengganggu fungsinya sebagai tempat ibadah yang suci, Masjid Muhammad Cheng Ho di Surabaya ini juga menjadi salah satu destinasi wisata religi di Indonesia, khususnya bagi orang yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya. Namun, Masjid Muhammad Cheng Ho sebenarnya tidak hanya ada di Surabaya, tetapi juga di daerah-daerah lain seperti Palembang, Jember, dan sebagainya.

Pura Besakih di Bali

Pura Besakih berada di kawasan Karangasem, Bali.  Pura Besakih merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat populer di Bali. Kompleks pura ini terdiri dari satu pura agung sebagai pusat dan sepuluh pura pendamping. Pura Besakih merupakan bangunan bersejarah di mana masyarakat yang tinggal di sekitarnya mengadakan upacara dan tradisi agama Hindu. Kini, banyak turis, baik lokal maupun internasional mengunjungi Pulau Besakih saat datang ke Bali.

Tips Travel

Selain membawa obat-obatan, jangan lupa agar traveling kamu tetap asik dan nyaman, bawa Travel Kit dari Kans Care ya. Travel Kit yang berisi produk perawatan sepatu dan tas ini akan membuat acara jalan-jalan kamu jadi makin menyenangkan. Tidak perlu repot lagi ketika sepatu dan tas kotor, bahannya pun alami dan bikin tas dan sepatu tetap awet lho.

Nah, itu dia tiga destinasi wisata religi yang direkomendasikan untuk kamu yang ingin berwisata anti-mainstream. Seperti pepatah mengatakan, sambil menyelam minum air, kalian juga bisa, sambil mencuci mata mendapat pengetahuan. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, traveling dan jelajahi lebih banyak Indonesia!